Ahlan wa Sahlan Sahabat FSI Al-Biruni..
Tampilkan postingan dengan label seputar muslimah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label seputar muslimah. Tampilkan semua postingan

KALIMAH FT, "Peran Mahasiswa Muslimah"

(04/04/2014) Setelah vakum beberapa minggu, akhirnya KALIMAH (Kajian Muslimah) FT hadir lagi. Kali ini dibawakan oleh pembicara yang luar biasa, kak Yuana Dwi H, seorang muslimah dari kaderisasi BEM FT 2013.

FT memang sedang diguyur hujan dan banjir siang itu, namun ternyata tak menyurutkan semangat para muslimah FT untuk menuntut ilmu. Mereka ingin tahu seperti apa peran muslimah sebagai mahasiswa.

“Kewajiban muslimah itu dibagi menjadi dua, yaitu sebelum dan sesudah menikah.” Ucap kak Nana. Sebelum menikah salah satunya adalah menuntut ilmu. Jika ingin menjadi muslimah sejati, rajin-rajinlah mendatangi majelis ilmu. Tidak hanya ilmu agama, tapi kuliah pun juga disebut majelis ilmu. Maka sudah seharusnya kita kuliah tidak hanya karena memenuhi kewajiban orang tua, tapi karena mengharap ridha Allah dan bertambahnya pengetahuan kita.

“Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat” (QS. Al-Mujadillah : 11)

Kedua, agar menjadi mahasiswa yang aktif adalah kenali potensi diri. Optimalkan kemampuan yang kita miliki. Misalnya hobi memasak, asah terus hobimu itu agar menghasilkan masakan yang lezat. Hobi menulis, kembangkan terus dan ikuti training-traini
ng tentang kepenulisan agar suatu saat bisa membuat buku kemudian bisa berbagi ilmu pada yang lain lewat buku itu.
Ketiga, pandai memanage diri. Seorang muslimah, adalah ia yang pandai mengatur waktu. Terlebih lagi jika aktif organisasi, ia harus mengerti kapan saatnya belajar dan kapan saatnya mengerjakan tugas organisasi.

Keempat, membangun diri yang tangguh dan militan. Muslimah memang lembut, tapi bukan lemah. Jadikan diri kita adalah muslimah yang tidak mudah rapuh dan putus asa. Tapi menjadi muslimah yang selalu melihat peluang keberhasilan. Dan optimis bisa mencapainya dengan ikhtiar, doa, dan tawakal. (H/NE)





Nantikan KALIMAH selanjutnya, setiap jum'at siang di FSI Al-Biruni  
*acara ini gratis dan terbuka untuk semua muslimah Fakultas Teknik*

~"Barangsiapa berjalan menuntut ilmu, maka Allah mudahkan baginya jalan ke surga" (HR. Muslim)~

Allah, Aku Jatuh Cinta! (KALIMAH FT)


Cinta adalah fitrah manusia dan anugerah Illahi, tapi jangan tertipu oleh cinta yang tak halal kawan. Yaitu cinta tanpa ikatan ijab dan qobul (tanpa ikatan pernikahan). Sebelum kita mencintai seseorang, lebih baik kita perbaiki dulu cinta kita kepada Allah Swt. InsyaAllah jika kita sudah mencintai Allah, semua kan dimudahkan olehNya.. termasuk dalam urusan cinta

Tapi bagaimana kalau kita sudah terlanjur mencintai seseorang? Hmm.. Kak Ita sudah memberi solusinya.. Cara untuk mengendalikan cinta yang belum halal :
1. Evaluasi diri
2. Luruskan niat
3. Mengisi waktu luang dengan hal-hal yang positif
4. Memperkuat ruhiyah dengan memperbanyak sholat, puasa sunnah, tillawah dan ibadah-ibadah lainnya
5. Berusaha menghindari cinta yg belum halal
6. Memasrahkan semuanya kepada Allah SWT

Sekian..
Semoga bermanfaat :)



pembicara : Ita Berleani
ditulis oleh Asia Alcahyani


 

Jangan Jadi Muslimah Nyebelin!

Assalamu'alaikuum muslimaah.. Apakabar? Sehatkah? Barusan di sini abis ujan loh,hhe. Disana ujan gaa? :) Alhamdulillah ya jadi adem.. Btw, malem ini kita mau bahas tentang "Jangan Jadi Muslimah Nyebelin" jeng.. Walaupun kita gaboleh tabarruj (berhias berlebihan), tapi kerapihan dan kesehatan muslimah harus tetep dijaga loh.. Supaya gak ngeganggu tetangga sebelah, eh maksudnya ngeganggu temen muslimah yang lain.. :) Kayak apa aja sih itu? Yuk ah langsung aja di reading reading :) 

Referensi : bukunya Mbak Asma Nadia

I.     Yang Remeh Yang Mengganggu
Keringat, bau mulut, rambut, tangan dan aneka rasa bau-bauan lain (kaos kaki, tas, payung, sepatu, dll) bisa jadi masalah dalam berpenampilan.
Tips & Tricks:
-        Ganti jilbabmu setiap hari
-        Ganti bajumu
-        Pakai anti BB (Bau Badan)
-        Mandi
-        Rajin-rajin sikat gigi
-        Sedia permen mint
-        Chek up rutin ke dokter gigi
-        Keramas rutin
-        Perawatan Ekstra
-        Basmi Si mungil pediculus (kutu)!
-        Jangan malas beranjak untuk mencuci tangan dengan sabun
-        Bawa sabun cair atau tisu basah kalau sedang diluar rumah
-        Cuci secara teratur aksesoris-aksesoris lainnya

II.   Gak Enak Di Mata? Duh, Jangan Deh!
Masalah disekitar wajah seperti jerawat, komedo atau bintik-bintik hitam lainnya, gigi yang tak enak dipandang mata karena cabe atau sisa makanan lainnya, bibir pecah-pecah, bulu hidung, dan tampang yang bete. Atau masalah busana seperti, tidak cocok dan tidak enak di pandang mata, corak busana yang terkesan kampungan, bentuk busana, dll. jangan sampai mengganggu pernampilan anda.
Tips & T ricks:
-        Bersihkan wajahmu dengan pembersih muka dua kali sehari
-        Facial bisa jadi alternatif mengatasi jerawat dan komedo
-        Perhatikan pola makan
-        Jika ingin menghemat, bisa juga dengan menggunakan sendok tuna untung menghilangkan komedo. Jangan lupa mencucinya dengan alkohol sebelum atau sesudah dipakai.
-        Jangan memencet jerawat atau komedo menggunakan tangan, bisa menimbulkan iritasi
-        Rutin menggunakan pelembab
-        Usahakan membawa tisu untung mengelap keringat di wajah
-        Sikat gigi sesudah makan
-        Sediakan cermin kecil di tas
-        Sediakan floss atau tusuk gigi di tas
-        Kontrol rutin ke dokter gigi untuk memeriksa karang gigi
-        Gunakan lip balm untuk bibir sebelum tidur dan sesudah mandi di pagi hari.
-        Perhatikanlah bulu hidungmu (maaf). Jangan sampai itu mengganggu penampilan
-        Belajarlah mengemas emosi. Kalau perlu paksain senyum semanis mungkin, justru ketika kamu lagi bete-betenya.
-        Jangan menggunakan busana yang waarnanya tidak cocok dengamu
-        Hindari baju yang coraknya dari atas sampai bawah sama
-        Hindari model baju yang terlalu gombrong
-        Jangan menggunakan model dan warna busana yang membuatmu jauh keliatan lebih tua
-        Gunakan pemutih pakaian untuk pakaian yang warnanya putih kusam
-        Padu padankan, dan modifikasikan baju-baju lama.
-        Hindari baju yang terlalu ketat
-        Jangan asal  mengikuti mode
-        Sesuaikan penggunaan perhiasaan dengan kondisi dan situasi
-        Pakailah busana yang cocok dengan waktu dan situasi
-        Jangan ngasal pakai aksesoris

III.  Muslimah Nyelekit? (Judes)
So, teman-teman usahain jangan jadi muslimah yang suka merusak kebahagiaan teman seperti komen-komen yang menyakitkan hatinya, suka mencela dan menghina, jadi bigos (biang gosip), jadi Miss gak mau kalah, suka gak ngerti kondisi dan situasi, jadi miss or mrs ‘kok’, jadi misspertanyaan, suka mengeluarkan celetukan-celetukan yang bikin malu, atau suka membanding-bandingkan, dll.
               Tips & Tricks :
-        Sambut berita gembira teman dengan komen yang positif
-        Positive thinking (berfikir positif)
-        Hati-hati dengan gosip
-        Menanggapi gosip dengan kalimat-kalimat thoyyibah(Masya Allah, astagfirullah, inna lillahi, dsb)
-        Pegang teguh rahasia yang dititipkan orang padamu
-        Legowo atau  ikhlas menanggapi apapun
-        Jangan suka memotong pembicaraan orang lain
-        Mengerti situasi dan kondisi lingkungan sekitar
-        Jangan suka merendahkan orang lain dengan pertanyaan ‘kok’, seperti “Kok guru ngaji punya mobil?”, dsb.
-        Jangan suka bertanya hal-hal yang tidak penting dengan pertanyaan-pertanyaan yang tidak seharusnya dijawab. Itu sangat menyebalkan! :p
-        Hindari bercanda dengan kekurangan orang lain
-        Jangan suka membanding-bandingkan
-        Berpikir dulu sebelum berbicara
-        Perhatikan intonasi saat berbicara
                               
IV.  Your Attitude, Gals!
Perhatikanlah hal-hal ini: Asal jaim, asal ikut campur, lelet, jorok, muslimah suka dandan, terlalu ‘eksklusif’, si Ratu ngeluh, cepat bilang gak bisa, muslimah yang kuper, gak peka, muslimah big boss, muslimah ‘penggoda’, kurang percaya diri, suka memaksakan kehendak, muslimah kaku, suka menilai orang dengan seenaknya, dll.
               Tips & Tricks :
-        Jangan terlalu mejaga image berlebihan, liat juga kondisi dan situasi
-        Jangn suka ikut campur jika tidak berwenang
-        Pergunakan waktu sebaik-baiknya
-        Jaga kesehatan dan kebersihan
-        Jangan terlalu berlebihan dalam berdandan
-        Jangan gila hormat
-        Hindari kesan pamer
-        Selalu bersyukur
-        Selalu melihat kebawah agar kita selalu puas dengan apa yang kita miliki
-        Perhatikan perasaan orang lain
-        Berpikiran optimis
-        Lihatlah Ayah, Ibu, Kakak-Adik, mereka bisa menjadi sumber motivasi
-        Jangan menunda-nunda
-        Usahakan maju walaupun selangkah
-        Jangan malas berlatih
-        Jangan tertutup akan informasi
-        Rajin-rajinlah membaca koran, majalah, atau informasi lainnya
-        Pekalah terhadap lingkungan sekitar
-        Jangan merasa paling benar dan paling hebat
-        Hindarilah perilaku yang dapat merusak pahala orang lain
-        Belajar untuk lebih tau diri
-        Belajar untuk lebih bijak dalam menghadapi sesuatu
-        Lebih bisa mengerti kondisi dan situasi
-        Kembangkan prasangka baik
-        Lebih bisa berkreativitas
-        Berpakaianlah yang pantas jika memakai jilbab (jangan terlalu ketat). Terutama para pelajar atau abg labil.

V.   Last But Not Least
Berusahalah jadi muslimah yang tidak menyebalkan, dipikir ulang deh untung dan ruginya jadi muslimah yang nyebelin. Jadi, mudah-mudahan kalian bisa mengintrospeksi diri sendiri ;)

Wanita Penghuni Surga dan Ciri-cirinya



Setiap insan tentunya mendambakan kenikmatan yang paling tinggi dan abadi. Kenikmatan itu adalah Surga. Di dalamnya terdapat bejana-bejana dari emas dan perak, istana yang megah dengan dihiasi beragam permata, dan berbagai macam kenikmatan lainnya yang tidak pernah terlihat oleh mata, terdengar oleh telinga, dan terbetik di hati.

Dalam Al Quran banyak sekali ayat-ayat yang menggambarkan kenikmatan-kenikmatan Surga. Di antaranya Allah Subhanahu wa Taala berfirman :

"(Apakah) perumpamaan (penghuni) Surga yang dijanjikan kepada orang-orang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tidak berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamr (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya, dan sungai-sungai dari madu yang disaring dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka sama dengan orang yang kekal dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong ususnya?" (QS. Muhammad : 15)

"Dan orang-orang yang paling dahulu beriman, merekalah yang paling dulu (masuk Surga). Mereka itulah orang yang didekatkan (kepada Allah). Berada dalam Surga kenikmatan. Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian. Mereka berada di atas dipan yang bertahtakan emas dan permata seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan. Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda dengan membawa gelas, cerek, dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir, mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih dan daging burung dari apa yang mereka inginkan." (QS. Al Waqiah : 10-21)

Di samping mendapatkan kenikmatan-kenikmatan tersebut, orang-orang yang beriman kepada Allah Tabaraka wa Taala kelak akan mendapatkan pendamping (istri) dari bidadari-bidadari Surga nan rupawan yang banyak dikisahkan dalam ayat-ayat Al Quran yang mulia, di antaranya :

"Dan (di dalam Surga itu) ada bidadari-bidadari yang bermata jeli laksana mutiara yang tersimpan baik." (QS. Al Waqiah : 22-23)
"Dan di dalam Surga-Surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan, menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni Surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin." (QS. Ar Rahman : 56)

"Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan." (QS. Ar Rahman : 58)
"Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan penuh cinta lagi sebaya umurnya.
" (QS. Al Waqiah : 35-37)

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam menggambarkan keutamaan-keutamaan wanita penduduk Surga dalam sabda beliau :

" ... seandainya salah seorang wanita penduduk Surga menengok penduduk bumi niscaya dia akan menyinari antara keduanya (penduduk Surga dan penduduk bumi) dan akan memenuhinya bau wangi-wangian. Dan setengah dari kerudung wanita Surga yang ada di kepalanya itu lebih baik daripada dunia dan isinya." (HR. Bukhari dari Anas bin Malik radliyallahu anhu)

Dalam hadits lain Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda :
Sesungguhnya istri-istri penduduk Surga akan memanggil suami-suami mereka dengan suara yang merdu yang tidak pernah didengarkan oleh seorangpun. Di antara yang didendangkan oleh mereka : "Kami adalah wanita-wanita pilihan yang terbaik. Istri-istri kaum yang termulia. Mereka memandang dengan mata yang menyejukkan." Dan mereka juga mendendangkan : "Kami adalah wanita-wanita yang kekal, tidak akan mati. Kami adalah wanita-wanita yang aman, tidak akan takut. Kami adalah wanita-wanita yang tinggal, tidak akan pergi." (Shahih Al Jami nomor 1557)

Apakah Ciri-Ciri Wanita Surga

Apakah hanya orang-orang beriman dari kalangan laki-laki dan bidadari-bidadari saja yang menjadi penduduk Surga? Bagaimana dengan istri-istri kaum Mukminin di dunia, wanita-wanita penduduk bumi?

Istri-istri kaum Mukminin yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya tersebut akan tetap menjadi pendamping suaminya kelak di Surga dan akan memperoleh kenikmatan yang sama dengan yang diperoleh penduduk Surga lainnya, tentunya sesuai dengan amalnya selama di dunia.

Tentunya setiap wanita Muslimah ingin menjadi ahli Surga. Pada hakikatnya wanita ahli Surga adalah wanita yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Seluruh ciri-cirinya merupakan cerminan ketaatan yang dia miliki. Di antara ciri-ciri wanita ahli Surga adalah :
  1. Bertakwa.
  2. Beriman kepada Allah, Malaikat-Malaikat-Nya, Kitab-Kitab-Nya, Rasul-Rasul-Nya, hari kiamat, dan beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk.
  3. Bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah, bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadlan, dan naik haji bagi yang mampu.
  4. Ihsan, yaitu beribadah kepada Allah seakan-akan melihat Allah, jika dia tidak dapat melihat Allah, dia mengetahui bahwa Allah melihat dirinya.
  5. Ikhlas beribadah semata-mata kepada Allah, tawakkal kepada Allah, mencintai Allah dan Rasul-Nya, takut terhadap adzab Allah, mengharap rahmat Allah, bertaubat kepada-Nya, dan bersabar atas segala takdir-takdir Allah serta mensyukuri segala kenikmatan yang diberikan kepadanya.
  6. Gemar membaca Al Quran dan berusaha memahaminya, berdzikir mengingat Allah ketika sendiri atau bersama banyak orang dan berdoa kepada Allah semata.
  7. Menghidupkan amar maruf dan nahi mungkar pada keluarga dan masyarakat.
  8. Berbuat baik (ihsan) kepada tetangga, anak yatim, fakir miskin, dan seluruh makhluk, serta berbuat baik terhadap hewan ternak yang dia miliki.
  9. Menyambung tali persaudaraan terhadap orang yang memutuskannya, memberi kepada orang, menahan pemberian kepada dirinya, dan memaafkan orang yang mendhaliminya.
  10. Berinfak, baik ketika lapang maupun dalam keadaan sempit, menahan amarah dan memaafkan manusia.
  11. Adil dalam segala perkara dan bersikap adil terhadap seluruh makhluk.
  12. Menjaga lisannya dari perkataan dusta, saksi palsu dan menceritakan kejelekan orang lain (ghibah).
  13. Menepati janji dan amanah yang diberikan kepadanya.
  14. Berbakti kepada kedua orang tua.
  15. Menyambung silaturahmi dengan karib kerabatnya, sahabat terdekat dan terjauh.

Demikian beberapa ciri-ciri wanita Ahli Surga yang kami sadur dari kitab Majmu Fatawa karya Syaikhul Islam Ibnu Tamiyyah juz 11 halaman 422-423. Ciri-ciri tersebut bukan merupakan suatu batasan tetapi ciri-ciri wanita Ahli Surga seluruhnya masuk dalam kerangka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Allah Taala berfirman :

" ... dan barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam Surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai sedang mereka kekal di dalamnya dan itulah kemenangan yang besar." (QS. An Nisa : 13)

Wallahu Alam Bis Shawab.

http://hijabers.abatasa.co.id/hijabers/detail/nasihat/224/wanita-penghuni-surga-dan-ciri-cirinya.html

Ciri-ciri Wanita Shalihah

Rasulullah Saw bersabda, “Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah“. (HR. Muslim)



CIRI-CIRI WANITA SHALIHAH

-Ia adalah wanita yang paling taat kepada Allah SWT, ketaatannya melebihi kepada apapun yang harusi ditaati.
-Senantiasa menyerahkan segala urusan hidupnya kepada hukum dan syariat Allah SWT.
-Senantiasa menjadikan Al-Qur’an dan Hadits sebagai sumber hukum dalam mengatur seluruh aspek kehidupannya.
-Baik ibadahnya dan memiliki akhlak serta budi pekerti yang mulia.
-Tidak suka berbohong, bergunjing, dan riya’.
-Berbuat baik dan berbakti kepada orang tua dan mertuanya. Senantiasa mendo’akan mereka, menghormati, menjaga dan melindungi mereka.
-Taat kepada suaminya. Menjaga harta suaminya dan mendidik anak-anaknya dengan kehidupan yang islami.
-Jika dilihat menyenangkan, bila dipandang menyejukkan, dan menentramkan bila berada di dekatnya. Dia sadar betul bahwa kemuliaannya bersumber dari kemampuannya menjaga diri (iffah), serta hati akan tenang bila meninggalkan ketika pergi.
-Melayani suaminya dengan baik, berhias hanya untuk suaminya, pandai membangkitkan dan memotivasi suaminya untuk berjuang membela agama Allah SWT.
-Tidak gemar bermewah-mewah dengan dunia, tawadhu’ dan bersikap sederhana.
-Memiliki kesabaran luar biasa atas janji-janji Allah. Dan tidak berhenti belajar untuk bekal hidupnya.

Demikian sekelumit catatan untukmu muslimah..mari menjadi shalihah. Agar bidadari cemburu padamu ^^

Wanita Mulia, Dirindu Surga

Jum’at 26 April 2013, tepatnya pukul 12.00 Mushala FSI Al-Biruni mulai dipenuhi dengan kaum hawa. Dengan semangat dan antusias, mereka hadir dalam kajian muslimah atau KALIMAH yang diadakan oleh biro Annisa FSI Al-Biruni. Yaitu kajian khusus untuk wanita yang diadakan setiap Jum'at siang.

Untuk KALIMAH pekan ini, biro Annisa FSI Al-Biruni mengambil tema “Wanita Mulia, Dirindu Syurga”. Dengan pembicara yang luar biasa yaitu Kak Dainur Pribadi Carnadi (Ketua Keputrian LDK 2013-2014) telah berhasil memikat hati 31 peserta untuk hadir disela-sela jam kuliah dan istirahat.

Dipandu oleh MC yang semangat dan ceria, kegiatan KALIMAH dibuka dengan basmalah dan tilawah. Lalu dilanjutkan dengan inti kajian oleh Kak Dai. Kak Dai membuka pembahasan dengan menceritakan tentang Bidadari-bidadari surga. "Bidadari surga itu sangat cantik, dan baik akhlaknya.", ucap kak Dai. "Seperti dalam surat Ar-Rahman ayat 70 Allah katakan, 'Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik (akhlaknya) lagi cantik-cantik parasnya.'"

Bidadari surga juga suci. ”Dan untuk mereka di dalamnya ada istri-istri yang suci.” (QS: Al-Baqarah: 25)

Lalu, apakah kita bisa menjadi yang dirindu surga?

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita yang shalihah” (HR. Muslim).

Wanita shalihah adalah ia yang taat kepada Allah dan mengikuti Rasul-Nya. Dan ia yang berbakti dan setia pada suaminya. "Itulah mengapa kita bisa membuat para bidadari surga cemburu. Kita akan menjadi ketuanya bidadari InsyaAllah, di surga nanti", jelas kak Dai.

Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan agar menjadi mulia dan dirindu surga :


1. Perbanyak ilmu. Dengan mengikuti mentoring, kajian, halaqah.
Tidaklah sekelompok orang duduk berdzikir kepada Allah ‘Azaa wa Jalla, kecuali para malaikat mengelilingi mereka, rahmat (Allah) meliputi mereka, ketentraman turun kepada mereka, dan Allah menyebut-nyebut mereka di hadapan (para malaikat) yang ada di sisiNya. [HR Muslim, no. 2700]

2. Muliakan akhlak
“Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu dalam pandangan Allah, ialah yang paling takwa” (Q.S.Al Hujurat, 49:13)

3. Ihsan dan Ikhlas.
Melakukan segala segala sesuatu dengan ihsan dan ikhlas. Ihsan adalah melakukan perbuatan baik disertai niat yang ikhlas kerena Allah SWT, dimana seolah-olah kita melihat Allah dalam segala aktivitas. Ihsan dapat dicapai dengan terus berzikir kepada Allah. Baik itu zikir lisan maupun perbuatan. Sedangkan Keikhlasan adalah syarat yang mutlak harus dimiliki oleh umat islam. Semua amal yang dilakukan oleh manusia memiliki nilai di sisi Allah bila amal tersebut disertai dengan keikhlasan dalam niatnya.

4. Melakukan amar ma’ruf nahi munkar
Melakukan kebaikan dan mencegah kemungkaran.

5. Berinfak dijalan Allah
Karena dengan sering memberi, bisa mengasah sensitifitas kita kepada sesama manusia.

6. Menjaga lisan dari perkataan yang sia-sia dan tidak Ghibah
Ghibah adalah membicarakan aib orang lain, jika ternyata yang dibicarakan benar adanya, maka itu ghibah. Dan jika ternyata yang dibicarakan itu salah, maka itu fitnah.

7. Ketujuh, Menepati janji dan berbakti kepada kedua orang tua. Berbakti kepada orang tua merupakan hal mutlak yang mesti kita patuhi, karena surga itu dibawah telapak kaki ibu. Buat-buat temen2 yang satu minggu full dengan aktivitasnya, sempatkan satu hari untuk orang tuamu juga ya.. :) Bantu2 nyuci piring, ngepel, masak atau yang lain.

Semangaaat!!


Siapa kita??
Wanita Mulia yang Dirindu Surga.
InsyaAllah.. ^^




KALIMAH FT "Wanita Mulia, Dirindu Surga"


ikut yuuuuukk wanita2 FT ^^

untukmu wanita-wanita FT, hadir yuk!

KALIMAH FT

"Wanita Mulia, Dirindu Surga"
(Menilik wanita-wanita yang dirindu surga).

bersama Dainur Pribadi Carnadi
(Kaput LDK Salim UNJ 2013).

Jum'at, 26 April 2013.
pukul 11.30-12.45 WIB
di Halaman Kemahasiswaan FT.

Free! ^^

Jadikan Jum'at-mu bermanfaat.

#presented by :
Biro Annisa FSI Al-Biruni.

KALIMAH FT (Kajian Muslimah FT) "Aku Bisa Masaaak!!"

"Aku Bisa Masaaak!!"

Jakarta, (12/04/2012). Siang ini Mushala FSI Al-Biruni ramai dipenuhi oleh wanita. Mereka datang dari berbagai jurusan FT untuk mengikuti KALIMAH FT (Kajian Muslimah FT) yang diadakan oleh Biro Annisa FSI Al-Biruni setiap dua minggu sekali, di hari Jum’at. Dengan tutor yang luar biasa (kak Wina Viona), kami memasak “Risoles Mayo” bersama-sama.

Ada beberapa hal yang ternyata belum kita tahu dalam memasak. Salah satunya adalah perbedaan margarin dan mentega. “Margarin itu terbuat dari tumbuh-tumbuhan atau minyak nabati, kalau mentega terbuat dari lemak susu hewani”, jelas kak Wina. Kemudian tepung panir dan tepung roti ternyata juga berbeda. Tepung roti itu lebih halus daripada tepung panir. Lalu, ketika membuat kulit risoles, dianjurkan tidak sampai kering. Cukup setengah basah. Karena nanti akan di isi dengan ‘isian risoles’ dan digoreng kembali.

Terakhir, setelah memasak kami makan bersama dan bersih-bersih sekaligus mendapatkan selebaran kertas SELAW (Sekolah Ketrampilan Wanita). Agenda kemuslimahan dari LDK Salim UNJ yang membuka empat kelas ketrampilan yaitu memasak, menjahit, renang, dan bela diri. Kepada teman-teman yang ingin mendaftar masih dibuka pendaftaran dan pembayarannya sampai tanggal 16 April 2013.

Sekian. Semoga bermanfaat.

Nantikan KALIMAH FT selanjutnya..
2 minggu lagi insyaAllah ^^

____________________________________________________

RESEP RISOLES MAYO

Bahan kulit:
1,5 kg tepung terigu
10 butir telur mentah
5 susu sachet putih
garam secukupnya
lada secukupnya
air matang biasa (tidak dingin)
minyak untuk menggoreng
mentega/margarin
tepung panir

Bahan isi:
1 bungkus sosis (isi 15)
5 telur rebus
1 botol mayones
1 bungkus keju kecil

Caranya:
1. Buat kulitnya. Campur jadi satu tepung, garam, lada dan telur, lalu masukkan susu sedikit-sedikit sampai habis.
2. Panaskan wajan anti lengket, beri mentega sedikit, kemudian masukkan adonan kulit ke dalam wajan, lalu putar wajan hingga adonan berbentuk lingkaran.
3. Tata isi di atas selembar kulit, lipat seperti amplop.
4. Masukkan dalam kocokan telur, kemudian gulingkan dalam tepung panir. Goreng hingga kecoklatan.
5. Makan selagi hangat, sajikan dengan saus sambal/mayones.

















Kamu Cantik Di Mata Allah

Wahai ukhti berjilbab...
Tidakkah kau sadari dirimu telah sempurna di Pandangan Ilaahi Robbi...?

Sempurnamu karena kecantikan imanmu...
Menyembunyikan kesempurnaan fisik untuk jiwa iman yang kuat nan berseri indah di hadapan-Nya...

Menampakkan keelokan aura jiwa keimanan nan putih suci...
Harum laksana bunga mawar yang melindungi dirinya dari gangguan godaan mata memandang...

Jangan biarkan cantikmu direnggut kekufuran nikmat...
Terus jagalah kesucian hati, jiwa dan ragamu seraya berlindung pada lindungan yang paling teraman oleh Kuasa-Nya.

Kenakan Jilbab penutup diri...
Pancarkan iman dari dalam hati...
Senyumlah dengan ridho' dan taqwa yang mendasari...
Istiqomah karena-Nya demi Syurgawi kelak menanti.

MasyaAllaah Cantiknya dirimu dengan segala tingkah muliamu karena-Nya, wahai ukhti ^_^
______

Yaa Allah...
Masukkanlah kami ke dalam golongan orang-orang beriman yang senantiasa cinta kepada-Mu...
Mengikuti atas segala perintah-Mu...
Menjauhi segala larangan-Mu...
Berkumpul bersama mereka calon bidadari-bidadari Syurgawi...
Aamiin

MasyaAllaah,
Sungguh indah sekali terpandang segerumbulan wanita-wanita yang mulia hatinya dengan paras cantiknya memakai jilbab bertabur rasa iman, serta pakaian terpuji pelindung diri.
^_^

“Orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka mendapat kebahagiaan dan tempat kembali yang baik.”
(QS. Ar-Ra'd : 29)

Wina Vina-Kaderisasi FSI Al-Biruni FT UNJ




Fenomena Akhwat Facebook-ers


Suatu hari saat chatting YM, saat aku belum memiliki akun FB..

”Ada FB ga?”

”Ga ada. Adanya blog multiply. perempuanlangitbiru.multiply.com..”

Tak berapa lama kemudian.

”Kok foto di MPmu (multiply, red), anak kecil semuanya siih?? Fotomu mana?”, tanya seorang akhwat yang baru dikenal dari forum radiopengajian.com.

”Itu semua foto keponakanku yang lucu.. ”, jawabku.

Suatu hari di pertemuan bulanan arisan keluarga..

“De’ kok di FBmu ga ada fotomu siih??”, tanya kakak sepupu yang baru aja ngeadd FB-ku.

“Hehe.. Ntar banyak fansnya..”, jawabku singkat sambil nyengir.

Suatu siang di pertemuan pekanan..

“Kak, foto yang aku tag di FB diremove ya? Kenapa kak??”, tanya seorang adik yang hanya berbeda setahun dibawahku..

“He..”, jawabku sambil senyum nyengir yang agak maksa.

Suatu malam di rumah seorang murid.

”FBmu apa?? Saya add ya..”, tanya bapak dari muridku.

Setelah add FBku sang bapak bertanya: ”Kok ga ada fotonya siih??”

Aku hanya bisa ber-hehe-ria.

Dari beberapa kejadian itu, aku hanya bisa menyimpulkan bahwa yang pertama kali dilihat orang ketika meng-add FB seseorang adalah fotonya. Entahlah apa alasannya, mungkin memang ingin tahu bagaimana wajah sang pemilik akun FB, padahal kan yang di add biasanya yang sudah dikenal. Lantas jika memang sang empunya akun tidak memajang foto dirinya di FB, langsung deh jadi bahan pertanyaan, bahkan untuk seorang akhwat sekalipun.

Jika ditilik-tilik, fenomena foto akhwat yang bertebaran di dunia maya nampaknya sudah bukan barang asing lagi. Kita dengan mudah menemuinya termasuk di FB. FB yang merupakan suatu situs jejaring sosial begitu berdampak besar bagi pergaulan masyarakat dunia, pun termasuk pergaulan di dunia ikhwan akhwat.

Maraknya foto akhwat yang bertebaran di FB, membuat LDK (Lembaga Da’wah Kampus) suatu kampus ternama harus membuat peraturan yaitu tidak memperbolehkan akhwat aktivis da’wah kampus memajang foto dirinya di FB. Tentu saja banyak reaksi yang muncul dari peraturan dan kebijakan itu, mulai dari yang taat menerima dengan lapang dada sampai ada juga yang mem’bandel’. Namun apalah arti sebuah peraturan jika memang kita tidak mengetahui fungsi dan tujuannya dengan benar, dapat dipastikan peraturan hanya untuk dilanggar jika ditegakkan tanpa kepahaman.

****
Di suatu pertemuan para akhwat aktivis da’wah kampus..

”Ayolaaah,, foto bareng..”, rayuku sebagai fotografer ketika terheran-heran melihat seorang akhwat yang tidak mau ikut foto, menjauhi kumpulan akhwat yang siap-siap berpose.
Selidik punya selidik ternyata akhwat tersebut kapok untuk difoto karena fotonya beredar di FB padahal dia ga punya FB. Fotonya bisa beredar di FB karena teman-teman satu jurusan mengunduh foto momen bersama di FB yang tentu saja ada dirinya di dalam foto itu. Padahal saat itu, aku belum punya FB (hanya memiliki blog di multiply) dan tidak terbersit sedikit pun berniat untuk mempublish foto itu di dunia maya, yaaa hanya untuk disimpan di folder pribadiku. Foto kebersamaan dengan para saudari seperjuangan yang bisa membangkitkan semangat di saat-saat tak bersemangat, hanya dengan melihatnya.

Jika diperhatikan dengan seksama, ternyata benar bahwa orang-orang termasuk akhwat sudah terbiasa berkata: ”Nanti jangan lupa di upload n di tag in di FB ya..” setelah melakukan foto bersama.

Benar saja! Di suatu kesempatan berselancar di dunia maya, di saat aku akhirnya memutuskan membuat akun FB, melihat-lihat, berkunjung ke FB para akhwat, dan ternyata benar saja foto-foto akhwat dengan mudah dilihat para pengguna FB yang telah menjadi temannya. Aku yang memiliki kepribadian idealis-pemimpi agak terkejut juga melihat hal itu, secara baru terjun di dunia perFBan. Terkejut karena kecantikan para akhwat dengan mudah dinikmati oleh orang lain. Aku agak bingung juga harus bagaimana melihat fenomena akhwat facebook-ers. Ada kekhawatiran apakah terlalu idealisnya pikiranku yang mungkin sebenarnya mengunduh foto sudah menjadi hal yang biasa saja di kalangan para akhwat. Itulah realita yang ada. Entah apa yang melatarbelakangi para akhwat akhirnya mengunduh foto pribadinya atau bersama rekan-rekannya di FB.

Hingga akhirnya pada suatu hari, terjadilah sebuah percakapan:

”Kenapa siih yang dilarang majang foto itu cuma akhwat? Kenapa ikhwan juga ga dilarang?? Bukannya sama aja ya?? Sama-sama bakalan dinikmati kecantikan atau kegantengannya kan??”, tanyaku bertubi-tubi kepada seorang saudari yang sepemikiran denganku tentang fenomena foto akhwat di FB.

”Ya beda-lah.. Coba kita liat para cewek yang ngefans sama artis-artis cowok Korea, mereka cuma ngeliat cowok Korea itu sekadar suka-suka yang berlebihan.. Udaaaah,, hanya sebatas suka ngeliat. Tapi kalo cowok yang ngeliat foto cewek, itu beda. Kamu tau kan kalo daya lihat para cowok itu berbeda?? Ada pemikiran-pemikiran tertentu dari para cowok ketika melihat seorang cewek bahkan hanya sekadar foto.”

Hmm.. yayaya.. Memang aku pernah mendengar bahwa daya lihat seorang laki-laki itu 3 dimensi. Laki-laki bisa membayangkan dan memikirkan hal-hal yang abstrak diluar dari yang dia lihat. Bahkan katanya lagi, seorang laki-laki bisa saja memikirkan seorang perempuan tanpa berbusana hanya karena melihat seorang perempuan yang berbusana mini berlalu di hadapannya. Namun kebenaran itu belum bisa kubuktikan karena aku hanyalah seorang perempuan biasa bukan seorang laki-laki.

Pantas saja Allah memerintahkan kita untuk menahan pandangan, seperti dalam firman-NYA:
Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”. Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya. . . . .” [QS. An-Nuur : 30-31]

Ayat ini turun saat Nabi Shalallahu a’laihi wassalam pernah memalingkan muka anak pamannya, al-Fadhl bin Abbas, ketika beliau melihat al-Fadhl berlama-lama memandang wanita Khats’amiyah pada waktu haji. Dalam suatu riwayat disebutkan bahwa al-Fadhl bertanya kepada Rasulullah Shalallahu a’laihi wassalam, “Mengapa engkau palingkan muka anak pamanmu?” Beliau Shalallahu a’laihi wassalam menjawab, “Saya melihat seorang pemuda dan seorang pemudi, maka saya tidak merasa aman akan gangguan setan terhadap mereka.”

Dari ayat diatas dapat dilihat bahwa yang diperintahkan untuk menahan pandangan bukan saja laki-laki namun juga perempuan. Untuk itu, sudah seharusnya kita menjaga pandangan dari hal-hal yang tidak seharusnya kita pandang.

Lalu apa hubungannya dengan pemajangan foto di dunia maya??

Jika dulu kasus menjaga pandangan hanya karena bertemu dan bertatap langsung, namun saat ini sudah lebih canggih lagi, tanpa bertemu dan bertatap pun, godaan menahan pandangan itu tetap ada. Ya! Bisa jadi dengan banyaknya bertebaran foto akhwat di dunia maya, itulah godaan terbesar. Buat para ikhwan, harus mampu menahan pandangan di saat berselancar di dunia maya, di saat-saat kesendirian berada di depan layar komputer ataupun laptop. Kondisikan hati terpaut dengan Allah saat-saat kesendirian, jangan sampai kita menikmati foto akhwat yang bertebaran di dunia maya. Buat para akhwat, yang memang merupakan godaan terbesar bagi para ikhwan, akankah kita terus menciptakan peluang untuk membuat para ikhwan ter’paksa’ memandangi foto-foto pribadi kita?

****
Kejadian demi kejadian yang kutemukan di dunia maya begitu banyak menyadarkanku akan pentingnya seorang akhwat menjaga dirinya untuk tidak mudah mengupload foto dirinya di dunia maya.

Beberapa hari belakangan ini, ketika sedang mencari desain kebaya wisuda untuk muslimah berjilbab di mesin pencari google, diri ini dipertemukan dengan sebuah blog yang bernama ’jilbab lovers’. Pecinta jilbab. Ya! Sesuai namanya, di blog itu berisi hampir semuanya adalah foto-foto muslimah berjilbab dengan berbagai pose. Di antara beberapa foto muslimah berjilbab itu, aku temukan 3 komentar yang mengomentari foto seorang gadis, aku akui gadis dalam foto itu sungguh cantik, memenuhi kriteria wanita cantik yang biasanya dikatakan sebagian besar orang. Beginilah kurang lebih komentar 3 orang laki-laki pada foto gadis itu dengan sedikit perubahan:
” Itu baru namanya gadis .. cantik nan islami.. sempuuuuurnaaaa… salam kenal..”
”Subhanallah ada juga makhluk Allah seperti ini ya..”
”Subhanallah..”

Jika kita lihat ke-3 komentar diatas, bisa dilihat bahwa komentarnya begitu islami dengan kata-kata Subhanallah namun juga menyiratkan bahwa sang komentator begitu menikmati kecantikan sang gadis di dalam foto. Hal ini menandakan bahwa siapapun yang melihat foto itu memang pada akhirnya akan menikmati kecantikan sang gadis berjilbab. Allahurobbi,, akankah kita -para akhwat- rela jika kecantikan diri kita dapat dengan bebas dinikmati oleh orang lain yang belum halal bagi kita bahkan belum kita kenal?

Mungkin akan ada sebagian dari kita -para akhwat- yang akan menepisnya: ”Aaahh,, itu kan foto close up. Kalo foto bareng-bareng ya gpp donk??”

Hmm.. ada satu lagi yang kutemukan di dunia maya mengenai foto muslimah berjilbab. Pernah suatu hari, ketika diri ini mencari gambar kartun akhwat untuk sebuah publikasi acara LDF (Lembaga Da’wah Fakultas) di mbah google, kutemukan foto muslimah berjilbab yang sudah diedit sedemikian rupa hingga menjadi sebuah gambar porno. Memang gambar itu tidak kutemukan langsung diawal-awal halaman pencarian google, tapi berada di halaman kesekian puluh dari hasil pencarian keyword yang aku masukkan. Terlihat foto wajah sang muslimah begitu kecil (kuduga dicrop dari sebuah foto) dan dibagian bawah wajah sang muslimah berjilbab diedit dengan dipasangkan foto/gambar sesuatu yang seharusnya tidak diperlihatkan. Naudzubillahimindzalik..

Bagaimana perasaan kita jika seandainya melihat foto diri kita sendiri yang sudah diedit menjadi gambar porno dan dinikmati oleh orang banyak di dunia maya? Atau bagaimana perasaan kita jika ada kerabat dekat yang melihat foto kita yang sudah diedit sedemikian rupa menjadi gambar porno?

Semoga saja hal ini tidak menimpa diri kita. Ya Rabb,, bantu kami –para akhwat- untuk menjaga kemuliaan diri kami..

Mungkin kita bisa mengambil teladan dari kejadian di bawah ini…
Suatu ketika, diri ini menemukan blog (multiply, red) seorang ustadz. Dalam blog itu, terlihat foto sang ustadz bersama ketiga anaknya yang masih kecil, tanpa terlihat ada istrinya. Di bawah foto itu diberi keterangan:”mohon maaf tidak menampilkan foto istri saya..”
Dari situ aku ambil kesimpulan bahwa sang ustadz sepertinya memang tidak ingin menampilkan foto sang istri. Bisa jadi karena begitu besar cintanya terhadap sang istri, maka tak boleh ada yang menikmati kecantikan sang istri selain dirinya, begitu dijaga sekali kemuliaan istrinya.

Ya Rabb,, semoga kami -para akhwat- bisa menjaga kemuliaan diri kami..
Mungkin kita bisa mengambil hikmah dari kejadian di bawah ini…
Baru saja kemarin, di perkampungan multiply, MP, ada berita bahwa ada seorang ikhwan yang tiba-tiba minta ta’aruf dengan seorang akhwat padahal belum kenal sang akhwat dan hanya melihat foto sang akhwat di FB. Huufffhh.. ada-ada aja..

Jika diliat dari akar masalahnya mungkin berasal dari foto sang akhwat di FB, bukan begitu??
Jadi, apa yang akan kita –para akhwat- lakukan setelah ini??

****

Tulisan ini dipublish terutama ditujukan pada diri sendiri sebagai seorang akhwat yang masih harus terus belajar menjaga kemuliaan diri serta untuk saling mengingatkan para facebookers yang lain. Semoga kita bisa menjaga kemuliaan diri kita sebagai seorang akhwat ketika berada di dunia maya. Ketika kita -para akhwat- ingin mengupload foto pribadi atau bersama sahabat seperjuangan di dunia maya, tanyakan lagi pada hati kita: untuk apa foto itu dipublish di dunia maya, timbangkanlah masak-masak sebelum menguploadnya, lebih banyak manfaat atau mudharatnya. Tentunya bukan hanya masalah foto yang terpampang di dunia maya yang mengharuskan kita menjaga kemuliaan diri tapi juga ketika kita berinteraksi di dunia maya, entah melalui comment ataupun fasilitas chat yang bersifat lebih privacy.

”Kejahatan itu bukan hanya sekadar berasal dari niat seseorang untuk berbuat jahat tapi karena ada kesempatan. Waspadalah..Waspadalah..”

Semangat bermanfaat!

Jadikan dunia maya sebagai ladang amal kita