Ahlan wa Sahlan Sahabat FSI Al-Biruni..
Tampilkan postingan dengan label agenda fsi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label agenda fsi. Tampilkan semua postingan

Muslim Adventure, Awalku Ber ”Hijrah” A Story by "Al" [Part 1]

Loe ikut MA ?" 
“ Eh, ikut MA yuk ! “
“ Ngapain ikut MA ? Ih, acara nginap-nginap gitu kan biasanya dimarah-marahin. Dibentak-bentak. Jangan-jangan itu ospek atau acara kayak LDKS..ogah dech gue !”
“ Ato ikut MA, Dik, biar Adik bias mendapatkan teman-teman baru, lintas jurusan lho! Seru dech !” 
“ Hmm..ikut MA nggak ya..” 
“ MA itu..”

Dan bla bla bla..... Itulah yang kudengar di hari-hari menjelang MA 2014. Kalian tahu MA itu apa ? Belum tahu ? MA adalah singkatan dari Muslim Adventure, sebuah event besar yang diselenggarakan oleh FSI Al-Biruni, dan merupakan agenda wajib yang diikuti mahasiswa baru atau nama unyu-nya “maba”. Okay back to the topic~

Ya, segala macam omongan tentang MA selalu terngiang kala MA semakin dekat. Ada yang bimbang, ada yang menghasut untuk tidak ikut, ada yang menghasut untuk ikut, ada yang berkata buruk tentang MA, ada yang berkata baik tentang MA, ada yang antusias mengikuti MA, dan sebagainya. Aku ? aku lebih memilih bersikap netral waktu itu. Tidak menghasut teman-teman untuk ikut/tidak ikut MA, tidak antusias, tidak pula bimbang. Biasa, netral, datar. Nothing special. Yang aku tahu hanyalah, aku HARUS mengikuti MA karena itu agenda WAJIB untuk maba. Yup, aku pernah menjadi maba (ya iyalah ! ), dan aku pun pernah sepolos dan se-menggemaskan maba (plakk !). Di saat aku tengah asyik melamun, tiba-tiba ada yang menepuk pundakku dengan cukup keras ( yeah CUKUP keras ! ) hingga hampir saja tubuhku jatuh dengan indahnya ke lantai dingin nan beku. 

“ Hai, Al ! Udah daftar MA ? “ tegur Farah (nama disamarkan) teman sekelasku.

Yup ! Itulah namaku, Al (nama disamarkan). Aku dari prodi Pendidikan Tata Boga, angkatan 2014. Dan sebelum aku melanjutkan cerita, perlu digarisbawahi (ditebalkan juga kalau perlu), aku ini adalah seorang perempuan (bisa saja kan ada yang mengira “Al” itu laki-laki ?). Okay, kita lanjutkan  ceritanya..

“ Udah dong.  Loe ? “ jawabku.“ Sama, gue juga udah.” Dan percakapan pun berlanjut dengan percakapan biasa (natakuliah, tugas, dan lainnya).

Beberapa hari kemudian, tibalah Pra MA (masa sebelum Muslim Adventure yang sebenarnya dimulai, dapat dikatakan briefing ). Dan jujur, di kala itu aku benar-benar merasa kecewa.. Mengapa ? Karena 85% dari teman-teman kelasku yang telah mendaftar MA berkata di grup kelas bahwa mereka tidak akan datang ! Hmm..bukan karena itu juga sih lebih tepatnya, lebih tepatnya karena teman-teman dekatku konfirmasi kepadaku bahwa mereka juga tidak ada yang datang sama sekali, termasuk Farah..hafftt... Dan mereka memberikan konfirmasi itu ketika aku sudah sampai di kampus. Ulala~ what a life !

Ya sudah..akhirnya aku tetap berinisiatif ikut Pra MA dan mengurungkan niatku untuk kembali ke rumah. Sudah kepalang basah juga.. Aku berjalan menuju Masjid Nurul Irfan (MNI..atau nama beken-nya meni), untungnya aku sudah membuat janji dengan salah satu teman sekelasku (hubunganku dengannya tidak terlalu dekat di kala itu, tapi justru anak ini akan menjadi salah satu teman baikku ) yang bernama Ratna (nama disamarkan). Ketika kaki ini telah berpijak di lantai MNI yang sejuk , tatapanku pun sontak terjatuh kepada sosok Ratna yang ditemani oleh seorang gadis berkacamata dan berhijab syar’i seperti Ratna. Entah perasaan dan angin apa yang masuk ke dalam jiwa, tiba-tiba ada keinginan kuat untuk memperbaiki hijabku yang masih “berantakan”di hadapan Allah. (Eh, ngerasa nggak sih tiba-tiba kata-katanya jadi rada puitis gitu ? Nggak ngerasa ? Yaudah lanjut lah..). Mood-ku yang tadinya agak kacau, tiba-tiba membaik kala melihat gadis-gadis berpakaian syar’i di depanku ini. Ah ya, aku lupa memperkenalkan si gadis berkacamata. Namanya adalah Dinda, ia dari prodi Pendidikan Tata Busana. Cukup lama kami mengobrol dan saling lebih mengenal satu sama lain, hingga akhirnya kami pun segera menuju gedung FIP, tempat berkumpulnya seluruh peserta MA. Tak banyak rangkaian acara yang dilakukan pada Pra MA. Namun setelah datang ke Pra MA, pikiran "Ikut MA karena wajib" tiba-tiba mulai berubah menjadi "Aku tak sabar ikut MA, aku tak sabar menikmati keseruan dan seluruh rangkaian acara MA" . Apa yang membuatku berubah pikiran seperti itu ? Jawabannya sangat sederhana : ikatan persaudaraan. Kuatnya ikatan persaudaraan yang diciptakan oleh kakak-kakak panitia kepada para peserta saat Pra MA, membangkitkan hasrat untuk terus bersama mereka (para peserta MA dan para panitia MA) hingga seluruh rangkaian MA berakhir. Ikatan persaudaraan sesama muslim, atau yang disebut dengan Ukhuwwah inilah hal pertama yang paling berkesan untukku. Dan ikatan inilah yang membuat pikiranku pertama kali ber"hijrah" dari sisi abu-abu, ke sisi yang lebih berwarna dan penuh kepastian. Kalian ingat keinginanku untuk men-syar'i-kan penampilan ? Ya, ikatan ini pula yang menguatkanku untuk ber"hijrah" dari celana jeans ke rok panjang, kerudung pendek menerawang ke kerudung lebar dan tebal. Yup, ini baru awal lho sahabat. Belum masuk kepada acara MA yang sesungguhnya. Sekali lagi, baru awal~

Next.. Menghitung hari detik demi detik, pertama kalinya aku benar-benar senang menunggu hadirnya sesuatu. Dengan sabar dan dengan hati yang penuh keceriaan bak gadis kecil yang manis dan polos tak bersalah (hoek...), aku setia menanti terselenggaranya Muslim Adventure 2014. Dan akhirnya tibalah saat yang ditunggu-tunggu : Hari H Muslim Adventure 2014, finally~ . Kira-kira..apa saja ya yang akan dilakukan di hari H MA ? Apakah akan seru ? Akankah ada sesuatu yang menarik ? Penasaran ? Kita tunggu kelanjutan ceritanya di part 2 ~ Sampai berjumpa lagi ! Stay tune ! ^^

Story By ~ "Al"

NSP (Ngumpul Semua Pengurus) *1415# : Syuro Akbar FSI Al-Biruni 2014-2015


Untuk mempererat Ukuwah sesama pengurus, Forum Studi Islam (FSI) Al-Biruni Masa Jihad 2014 – 2015 Mengadakan Kegiatan NSP (Ngumpul Semua Pengurus) yang sekaligus merupakan Syuro Akbar seluruh pengurus FSI Al-Biruni. Kegiatan ini di laksanakan pada hari Sabtu, 09 sya’ban 1435 Hijriyah atau Bertepatan dengan 07 Juni 2014 Masehi di Halaman Mahasiswa (HaMas) FT. 

Acara Kali ini lebih istimewa karena selain ngumpul bareng dan syuro akbar, kegiatan ini juga di tambah dengan acara rujak party yaitu ngerujak bersama  semua pengurus yang  pembagian buah - buahan nya di bawa oleh masing-masing depertemen. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat Ukuwah Islamiyah antar pengurus FSI Al- Biruni masa jihad 2014 2015


Acara di mulai pada pukul  11.00 WIB, di awali dengan  tilawah oleh Akhina Ibnu Hary Wahyudi (staff Kaderisasi ). Selanjutnya MC membuka acara dengan Bacaan Basmalah. Pada Kesempatan Kali ini Indra Giri Sukmana, Selaku Ketua FSI Al- Biruni 2014 -2015 memberikan arahan tentang kegiatan FSI yang akan di laksanakan dalam waktu dekat.  FSI Al- Biruni memfokuskan pada 5 agenda terdekat yang akan segera di laksanakan, yaitu Bulan suci Romadhon, MPA (Masa Pengenalan Akademik ), MA ( Muslim Adventure), IEF ( Islamic Enginering Festival ), dan MF ( Muslim Fighter)”, jelas akhina Indra



Acara dilanjutkan dengan Syuro Akbar dan hearing kegiatan MA (Muslim Adventure) yang dipimpin oleh ketua pelaksana MA 2014 yaitu akhina Ahmad Barkah. Barkah mengajak kepada panitia MA untuk membuat sesuatu hal yang berbeda dari tahun sebelumnya, ada tiga hal yang diperlukan untuk mewujudkan tujuan yang ingin dicapai. Pertama kemauan yang kuat, ke-dua adalah tim yang solid, dan ke-tiga adalah pemikir yang hebat.


 

Selain hearing kegiatan MA, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan hearing kegiatan MF (Muslim Fighter) yang dipimpin oleh Kepala Departemen Kaderisasi, yaitu akhina Fajar Maulana Syarif. Akh Fajar memperkenalkan kegiatan MF yang insyaAllah akan dilaksanakan pada bulan Desember 2014. Dalam kegiatan ini akh Fajar memiliki konsep yaitu, setelah MF peserta dapat mengembangkan pola pemikiran terhadap masalah yang di hadapi dalam ranah dunia dakwah.
Selanjutnya acara hearing  kegiatan IEF (Islamic Enginering Festival ) yang di pimpin oleh akhina Chandra. Akh Chandra meminta semua pengurus untuk berpartisipasi dalam kegiatan IEF ini. Dan yang terakhir hearing acara Ramadhan Ceria, yaitu serangkaian agenda kegiatan FSI Al- Biruni di bulan Ramadhan yang dipimpin oleh akhina Andi Setiawan. 

Sehabis selesai shalat Dzuhur dan makan, acara dilanjutkan kembali. Setelah sebelumnya semua rancangan agenda kegiatan di paparkan, MC membuka sesi diskusi untuk semua peserta kegiatan dalam rangka memberikan masukan atau saran untuk kegiatan yang akan di laksanakan oleh FSI Al- Biruni. Beberapa staff dan pengurus menyampaikan pendapat dan sarannya untuk kegiatan yang akan dilaksanakan nanti.


Akhirnya, ucapan terimakasih kepada seluruh pengurus FSI Al-Biruni masa jihad 2014-2015 disampaikan oleh ketua FSI Al-Biruni, untaian do’a dan harapan ia sampaikan agar seluruh pengurus dapat menjalankan amanah yang diembannya sampai masa kepengurusan selesai. Kegiatan diakhiri pada pukul 15.00 WIB dengan ditutup pembacaan do’a yang dipimpin akh Fajar Maulana Syarif. 
(HAMAS/Hadi)




KALIMAH FT, "Peran Mahasiswa Muslimah"

(04/04/2014) Setelah vakum beberapa minggu, akhirnya KALIMAH (Kajian Muslimah) FT hadir lagi. Kali ini dibawakan oleh pembicara yang luar biasa, kak Yuana Dwi H, seorang muslimah dari kaderisasi BEM FT 2013.

FT memang sedang diguyur hujan dan banjir siang itu, namun ternyata tak menyurutkan semangat para muslimah FT untuk menuntut ilmu. Mereka ingin tahu seperti apa peran muslimah sebagai mahasiswa.

“Kewajiban muslimah itu dibagi menjadi dua, yaitu sebelum dan sesudah menikah.” Ucap kak Nana. Sebelum menikah salah satunya adalah menuntut ilmu. Jika ingin menjadi muslimah sejati, rajin-rajinlah mendatangi majelis ilmu. Tidak hanya ilmu agama, tapi kuliah pun juga disebut majelis ilmu. Maka sudah seharusnya kita kuliah tidak hanya karena memenuhi kewajiban orang tua, tapi karena mengharap ridha Allah dan bertambahnya pengetahuan kita.

“Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat” (QS. Al-Mujadillah : 11)

Kedua, agar menjadi mahasiswa yang aktif adalah kenali potensi diri. Optimalkan kemampuan yang kita miliki. Misalnya hobi memasak, asah terus hobimu itu agar menghasilkan masakan yang lezat. Hobi menulis, kembangkan terus dan ikuti training-traini
ng tentang kepenulisan agar suatu saat bisa membuat buku kemudian bisa berbagi ilmu pada yang lain lewat buku itu.
Ketiga, pandai memanage diri. Seorang muslimah, adalah ia yang pandai mengatur waktu. Terlebih lagi jika aktif organisasi, ia harus mengerti kapan saatnya belajar dan kapan saatnya mengerjakan tugas organisasi.

Keempat, membangun diri yang tangguh dan militan. Muslimah memang lembut, tapi bukan lemah. Jadikan diri kita adalah muslimah yang tidak mudah rapuh dan putus asa. Tapi menjadi muslimah yang selalu melihat peluang keberhasilan. Dan optimis bisa mencapainya dengan ikhtiar, doa, dan tawakal. (H/NE)





Nantikan KALIMAH selanjutnya, setiap jum'at siang di FSI Al-Biruni  
*acara ini gratis dan terbuka untuk semua muslimah Fakultas Teknik*

~"Barangsiapa berjalan menuntut ilmu, maka Allah mudahkan baginya jalan ke surga" (HR. Muslim)~

Belajar membuat handycraft dari kain flanel (kalimah ft)

KALIMAH kemariiiinnn... (Jum'at, 4 Oktober 2013 pukul 11.30-12.45 WIB)
membuat bros/gantungan lebah dari kain flanel.
alhamdulillah ya... bisa langsung dipake hasilnya

nantikan kalimah berikutnyaaaa. RUJAK PARTY InsyaAllah!
#edisi KALIMAH special

Bahan :
1. dakron (seperti kapas)
2. kain flanel
3. lem uhu (2)
4. lem tembak

Alat :
1. pensil/pulpen
2. benang jahit
3. tali sengkelit (tali kancing kebaya)
4. pensil warna merah
5. kertas
6. jarum
7. gunting
8. gantungan kunci
9. peniti bros

Cara Membuat :
1. Buat pola/gambar di kertas. Gambar sayap (1) dan kepala (2 bulatan)
2. Gunting kertasnya
3. Taruh di atas kain flanel. Contoh pola tersebut.
4. Ambil tali sengkelit, potong secukupnya. Ikat ujungnya. Kemudian tempel di salah satu kepala menggunakan lem uhu.
5. Jahit dua kepala dan rambutnya. Setelah sampai setengah, masukkan dakron (isian seperti kapas). Jahit lagi.
6. Buat badannya. Masukkan dakron dan jahit.
7. Setelah semuanya sudah jadi, jahit menjadi satu ketiga bagian tubuh lebah (dibagian tengahnya).
8. Untuk memberi mata dan senyum, jahit dengan benang hitam.
9. Untuk perona pipi, gunakan pensil warna merah.
10. Tempel peniti bros menggunakan lem tembak. Jika ingin menggunakan gantungan kunci, kamu harus menjahitnya lagi dengan benang (supaya gak mudah copot).

Selesaaai. Jadi deh. Selamat mencoba!

#Muslimah juga harus kreatif!
#bersama kak Yuli Indraswari Alumni Tata Busana UNJ 2012 (Zoelycraft owner)




Sahur On The Road - Ramadhan Ceria 1434 H

Kegiatan sahur on the road ini dilaksanakan hari Kamis, 18 Juli 2013 dini hari.. Sekitar jam 02.30 rombongan Sahur On The Road yang diikuti 14 mahasiswa Fakultas Teknik mulai bergerak dari Masjid Nurul Irfaan UNJ ke arah Pemuda kemudian ke Arion-Terminal Rawamangun lalu ke arah Jatinegara Kaum dan berputar balik menuju arah Persahabatan dan berbelok ke arah Sunan Giri dan kembali lagi ke UNJ dengan perjalanan seluruhnya hampir 1 jam.. Adapun kegiatan ini adalah membagikan makan sahur kepada kaum dhuafa, pemulung dan orang yang membutuhkan dengan kuota sebanyak 50 porsi makan sahur.. Jazakumullah khairan kpd semua pihak yg turut membantu baik donasi ataupun waktu dan tenaga.. Smga tahun depan kita bisa berbagi lagi dengan skala yang lebih besar..




Muslimah Gathering (Merajut Cinta, Menjalin Ukhuwah bersama Ramadhan)

Alhamdulillah hari ini (2/7/2013), kami muslimah-muslimah tangguh berjalan-jalan bersama mengelilingi Indonesia. Tak mahal, cukup dengan sembilan ribu rupiah kami bisa berkunjung dari satu provinsi ke provinsi lainnya :) Hyap, di Taman Mini Indonesia Indah kalian bisa puas mengunjungi satu negara Indonesia hanya dengan sehari. Cerita punya cerita, sebenarnya saya sudah sering ke sini, hehe karena rumah yang cukup dekat dengan Taman Mini (kira-kira 30 menit sampai). Tapi entah apa yang membuatku tak bosan adalah karena kali ini aku pergi bersamamu, muslimah yang insyaAllah Allah satukan hatinya.. :)

Pagi itu, tepat jam 11.00 wib kami berangkat dari kampus UNJ menuju TMII. Dengan menumpang busway, kami pun asyik menikmati hujan rintik kala itu. Dan hey ternyata. Busway tak sepenuh biasanya. Kami pun mendapat tempat duduk yang alhamdulillah sampai tujuan pun dapat tempat duduk juga..

Tiba di sana, kami segera menuju masjid. Yup, agaknya saya pun lupa arah masjid di sebelah mana. Kami berkeliling sebentar. Setelah shalat, kami berkumpul dan makan siang bersama. 'Lagi-lagi' sambil ditemani rintik hujan. Ah cantiknya.. :) Semakin cantik dengan senyum-senyum para bidadari syurga (InsyaAllah). 

Setelah makan siang dan ngemil, kami segera pindah provinsi. Tujuan awal sih ke Jawa Tengah, tapi ternyata di Jawa Tengah sedang ada pagelaran. Yasudah, kami ke Jawa Timur saja (enak sekali ya pindah provinsi hanya beberapa menit :P). Setibanya di Jawa Timur, kami duduk di sebuah rumah adat.. Membentuk lingkaran dan kemudian mendengarkan dengan saksama materi yang di sampaikan oleh Kak Wina.

"Kalo kita mau ngerajut cinta itu yang pertama harus kenal dulu.. Ta'aruf", begitu awalan materi dari kak Wina.

Benar sekali. Ketika kita ingin menjalin ukhuwah agar dapat merajut cinta, kita memang harus mengenal dulu saudara kita. Kemudian saling menanyakan kabar saat bertemu. Apalagi kan kalau wanita biasanya cipika-cipiki ya kalau ketemu, nah kalau bisa sambil menanyakan kabar saudarinya.. Agar ia pun juga merasa diperhatikan. 

Selanjutnya, bila berjumpa pasanglah wajah manis :) Walau mungkin hatimu sedang sedih, tetap tampilkanlah senyum terbaikmu untuk saudarimu.

"Janganlah kau meremehkan kebaikan sekecil apa pun, walau hanya sekadar bertemu saudaramu dengan wajah yang berseri-seri" (HR. Muslim)

Yang ketiga, berjabat tangan.
Tidaklah dua orang muslim saling bertemu kemudian berjabat tangan, kecuali akan diampuni (dosa-dosa) mereka berdua sebelum mereka berpisah.“ (HR. At-Tirmidzi)

Keempat, saling mendoakan.
“Tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata, “Dan bagimu juga kebaikan yang sama.”(HR. Muslim no. 4912)

Kemudian bagaimana merajut cinta bersama Ramadhan?
1. Cintai dan bergembiralah dengan datangnya Ramadhan.
2. Persiapkan Ramadhan dari sekarang (kalau bisa, ditulis list-list targetnya selama 1 bulan ke depan)
3. Anggaplah ini puasa terakhir kita, agar kita mampu menjalankannya dengan maksimal
4. Tulis do'a-do'amu dari sekarang dan pintakan pada Allah kala berdoa.
5. Istiqamah dengan target-target yang sudah dibuat.
6. Khusnudzan pada Allah

Sekian..

Akhirnya kami pun mengakhiri Muslimah Gathering ini dengan games dan rujakan. Subhanallah, ukhti Aisyah dan Semmia pun membuat kami bahagia seharian ini. Juga ukhti2 yang lain, selalu bisa saja membuat saya tertawa :) Sore sudah datang, mendung pun juga masih menggunung, kami pun pulang dengan riang..walau nanti kami akan jarang lagi bertemu karena liburan, tapi insyaAllah masih tersisip rindu di hati-hati kami untuk saling mencinta.. karenaNya. Karena Allah.

Uhibbuki fillah..^^
Moga Allah izinkan kita menjadi wanita shalihah..
aamiin